Willem Wandik-Sahat Martin Philip Sinurat Terpilih Jadi Ketua Umum dan Sekretaris Umum DPP GAMKI

63 dibaca
Suasana Kongres 2019 GAMKI di Jakarta yang sudah memilih Ketua Umum dan Sekretaris Umum GAMKI yang baru.

Beritanarwastu.com Kongres XI Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) yang berlangsung di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, pada awal Agustus 2019 lalu akhirnya menetapkan Willem Wandik sebagai Ketua Umum DPP GAMKI, menggantikan Michael Wattimena, Ketua Umum GAMKI sebelumnya.

Willem Wandik, putra Papua yang merupakan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, berhasil mengalahkan Dikson Siringoringo dengan perolehan 136 suara, dan Dikson memperoleh 59 suara. Sebelum melaju dalam penjaringan bakal calon ketua umum, Willem meraih 95 suara, Dikson 65 suara, Reza Ginting 30 suara, Sahat 2 suara, dan calon lainnya meraih 1 suara. Sesuai syarat melaju dengan syarat minimal 25% dari 195 suara, akhirnya mayoritas peserta kongres memilih Willem untuk menjabat Ketua Umum GAMKI masa bakti 2019-2022.

Willem Wandik, putra Papua yang merupakan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, berhasil mengalahkan Dikson Siringoringo dengan perolehan 136 suara, dan Dikson memperoleh 59 suara. Sebelum melaju dalam penjaringan bakal calon ketua umum, Willem meraih 95 suara, Dikson 65 suara, Reza Ginting 30 suara, Sahat 2 suara, dan calon lainnya meraih 1 suara. Sesuai syarat melaju dengan syarat minimal 25% dari 195 suara, akhirnya mayoritas peserta kongres memilih Willem untuk menjabat Ketua Umum GAMKI masa bakti 2019-2022.

Di tempat yang sama, Sahat Martin Philip Sinurat terpilih secara aklamasi sebagai Sekretaris Umum GAMKI. Dalam penjaringan bakal calon, Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) masa bakti 2016-2018 itu meraih 151 suara. Sementara, Sherly Wattimena hanya 20 suara, Dikson Siringgo-ringgo (19), Hendri Sinaga (5) dan Reza Ginting (2). Karena bakal calon lainnya tidak memenuhi syarat 25% suara, akhirnya Sahat yang merupakan alumni S1 dan S2 dari ITB ini didapuk menjabat sekretaris umum.

Dalam kongres ini, secara musyawarah mufakat 18 Ketua DPD memilih Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) untuk tiga tahun mendatang. Michael Wattimena terpilih sebagai Ketua MPO GAMKI didampingi Wakil Ketua Landen Marbun (GAMKI Sumut) dan Stefanus SK. Kemudian, terpilih sebagai Sekretaris MPO Johan Rohatoknam dari GAMKI Maluku, dan Aris R.P. dari GAMKI Sulawesi Tenggara sebagai Wakil Sekretaris MPO. Disepakati nominasi tuan rumah kongres berikutnya adalah Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Jawa Timur. Majelis Persidangan kongres dipimpin oleh Jeverson Petonengan (DPP GAMKI), Ruben Isir (DPD GAMKI Papua Barat), Tigor Doll Simarmata (DPD GAMKI Sumut), Daniel Rajagukguk (DPC Tuban), dan Agus Tina Randu (DPC Kapuas Hulu).

Ketika penutupan kongres, Willem dan Sahat sama-sama berharap terjadinya sinergitas antara pengurus di daerah dan pusat yang membuat segala program bisa berjalan dengan baik. "Ada beberapa rekomendasi kongres, dan persoalan nasional yang harus ditindaklanjuti, antara lain amandemen AD/ART, konsolidasi organisasi dan gereja, otonomi khusus Papua, dan bahaya virus radikalisme-terorisme yang saat ini mulai menyebar ke daerah-daerah di luar Jawa. DPP akan bekerja sebaik mungkin dan kami berharap dukungan dari semua kader sebagai kekuatan organisasi ke depan," ujar Willem.

Willem menyampaikan bahwa GAMKI sebagai anak kandung gereja selama tiga tahun ke depan akan memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan ratusan sinode di seluruh Indonesia.

  "GAMKI sebagai OKP Kristen terbesar di Indonesia akan menjadi rumah bagi semua pemuda Kristen dari berbagai aliran gereja. Keanggotaan dan kepengurusan GAMKI tidak dibatasi hanya dari aras gereja anggota PGI, melainkan juga dari PGPI, PGLII, Advent, Ortodoks, dan lainnya. Kami akan mengajak perwakilan pemuda dari setiap aras gereja untuk dapat terlibat dalam kepengurusan GAMKI mulai dari tingkatan DPP, DPD, dan DPC," jelasnya.

Sementara itu, Sahat Sinurat mengatakan, GAMKI sebagai OKP Kristen terbesar di Indonesia dengan ratusan DPC dan puluhan DPD memiliki tugas untuk menjaga keutuhan bangsa serta memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi semua umat. "GAMKI tidak boleh terjebak dengan ego sektarian dan primordial. Sebagai angkatan muda Kristen, GAMKI ke depannya akan konsisten menyampaikan suara kenabian, tidak hanya tentang suara dari umat Kristen, melainkan juga suara seluruh umat Indonesia yang memiliki latar belakang agama yang majemuk," ujar Sahat.

Pendiri Rumah Milenial Indonesia ini, menyampaikan bahwa di tengah perkembangan zaman yang sangat cepat, GAMKI harus juga berjalan cepat.

Bahkan, kata dia, melakukan lompatan-lompatan besar agar tidak tertinggal oleh pesatnya perkembangan zaman. "GAMKI harus dapat membaca tanda-tanda zaman sehingga dapat memberikan warna bagi kemajuan peradaban Indonesia. Kami akan segera melakukan tugas formatur sehingga struktur DPP dapat segera terisi dan kepengurusan bisa segera berjalan. Kami akan mengajak para pemimpin muda gereja untuk sama-sama terlibat di kepengurusan dan membangun gerakan ini," katanya.

Beberapa Ketua DPD dan DPC GAMKI mengungkapkan harapan mereka terhadap kepemimpinan baru, Willem-Sahat di GAMKI. Ketua DPD GAMKI Sulawesi Tengah, Tomson Tirolemba berharap konsolidasi yang telah terbangun sejak periode Ketua Umum Michael Wattimena untuk terus ditingkatkan dan selalu memerhatikan kebutuhan daerah. LK

Berita Terkait